Minggu, 29 Desember 2013

Berkenalan dengan PT Newmot Nusa Tenggara

Indonesia memiliki wilayah yang terbentang luas, dari Sabang sampai Marauke dengan jajaran pulau-pulaunya. Wilayah-wilayah tersebut menyimpan keunikan dan kekayaannya sendiri. Salah satunya adalah wilayah Nusa Tenggara. Nusa Tenggara Barat merupakan wilayah Indonesia yang seperti namanya terletak di sebelah barat Kepulauan Nusa Tenggara.Wilayah Nusa Tengara Barat menyimpan berbagai kekayaan seperti halnya pemandangan yang indah, kebudayaan, dan kekayaan tambang. Kekayaan tambang menjadi salah satu kekayaan terbesar yang dimiliki oleh Nusa Tenggara Barat. Kekayaan yang melimpah ini, tentu harus mampu diekspolitasi dan dikelola dengan baik untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat setempat.

PT Newmont Nusa Tenggara ( PT NNT ) merupakan salah satu perusahaan tambang yang terletak di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Newmont Nusa Tenggara melakukan penambangan terhadap Batu Hijau, yakni cebakan tembaga porfiri dengan sedikit kandungan emas dan perak.

Newmont Nusa Tenggara telah berkontribusi besar terhadap kehidupan masyarakat di daerah setempat. Newmont Nusa Tenggara memulai eksplorasi sekitar tahun 1986 di bagian barat pulau Sumbawa yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Sumbawa Barat. Eksplorasi berlangsung selama empat tahun, dan baru pada tahun 1990, ahli geologi Newmont menemukan cebakan tembaga forfiri yang kemudian dinamakan Batu Hijau. Setelah penemuan tersebut, baru pada tahun 1996  Newmont Nusa Tenggara memulai proyek pembangunan infrastruktur pertambangan senilai 1,8 Milyar dolar Amerika Serikat. Dari sinilah, kehidupan masyarakat lokal mulai berubah. Tenaga kerja yang tak kurang dari 17.000 orang terserap dari sebagian besar masyarakat di lingkaran pertambangan Batu Hijau.

Selain memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar lewat lapangan pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pertambangan. Newmont Nusa Tenggara, tidak begitu saja melupakan kegiatan ekonomi masyarakat sebelumnya, yakni bidang pertanian. Newmont Nusa Tenggara mengembangkan Comunity Development (Comdev) bidang pertaniannya untuk mengembangkan masyarakat setempat, dengan melakukan percetakan sawah, budidaya Jagung, pendampingan pola penanaman padi dan melon, budidaya rumput, hingga pemberdayaan masyarakat pada produk hasil pertanian seperti pengolahan tanaman lidah buaya menjadi nata dan pengolahan krupuk. 

Pembangunan insfrastruktur seperti irigasi, jalan dan lainnya juga turut mengembangkan perekonomian masyarakat setempat. Di wilayah 3 kecamatan sekitar tambang, ada  196 proyek infrastruktur/fasilitas umum meliputi: (1) drainase desa, (2) perbaikan jalan Jereweh-Tatar, (3) fasilitas  air bersih, (4) Puskesmas dan Pustu, (5) Posyandu, (6) sekolah (TK, SD, SMP/MTs, SMA/MA), (7) bangunan dan fasilitas pasar, (8) pantai wisata, (9) bendung, embung dan saluran irigasi untuk lahan 1,250 hektar. Dijelaskannya rata-rata anggaran yang direalisasikan oleh PT Newmont Nusa Tenggara untuk menjalankan program-program Comdev sebanyak  Rp50 Milyar pertahun. Seketika, daerah yang tadinya terpencil dan miskin, dapat menjadi daerah yang mudah memiliki akses dan berdaya. 

Masyarakat yang berdaya dan mandiri. Inilah yang kemudian menjadi tujuan akhir Newmont Nusa Tenggara. Disadari oleh PT Newmont Nusa Tenggara, sumber daya alam tambang pasti akan habis dan operasional perusahaan pun akan berhenti. Ketika masyarakat sudah dapat mandiri, maka ketergantungan pada perusahaan dapat diminimalisir. Pada saat perusahaan berhenti beroperasi, masyarakat akan tetap dapat bertahan hidup dan sejahtera. 

Hal inilah yang menjadi alasan saya ingin berkunjung ke PT Newmont Nusa Tenggara. Saya ingin berkenalan dengan PT Newmont Nusa Tenggara, menjadi salah satu saksi keberadaan perusahaan ini beserta kontribusinya kepada masyarakat setempat , dan menjadi saksi perkembangan Nusa Tenggara Barat dulu dan kini. Sehingga, saya dapat mengambil berbagai nilai positif yang telah dilakukan oleh PT Newmont Nusa Tenggara. Hal ini juga mengubah pandangan terhadap citra buruk yang selama ini melekat pada perusahaan tambang yang dianggap merugikan dan mengekspolitasi sumber daya alam secara berlebihan. PT Newmont Nusa Tenggara telah memperlihatkan bagaimana seharusnya perusahaan tambang yang "bersahabat" dengan masyarakat, pemerintah, investor, dan alam itu sendiri.


Referensi : "Pertambangan" link : http://www.sumbawanews.com/node/8368

Retno Andhini
Ilmu Administrasi Fiskal, Universitas Indonesia 2012 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.